Jumat, 25 November 2011

Kue Milik Reny | Karya's : Alida Rahmahania (Cerpen)


“ Ren , aku boleh minta kuemu ta ? “   tanyaku . “ Ni , kamu ingin kue ini ? Aku nggak bakal berikan . “ sahut Reny . “ Ren , kamu kok jahat sih . “ kataku sambil menangis berlari ke kelas . “ Ih .... cengeng deh Nina . “ sahut Reny . “ Nina kamu kenapa ? “ tanya Mirta , sahabatku.
“ Reny mengolokku cengeng , ta . “ sahutku . “Ih .... bener banget jahatnya tuh anak . “ sahut Mirta . Pelajaran di mulai , aku menatapi Reny setiap kali . “ Hey , ngapain natapin aku . Aku cantik kan , “ kata Reny sinis . “ Reny Putria Shanty , dan Ayu Ninata Wati kenapa kalian berbicara . Ini belum waktunya istirahat . “ kata mis Andreani , guru B. Ingg . “ Maafkan kami bu , “ kata kita berdua .
Setelah itu , aku pergi ke kantin karena hari Senin-Selasa masuk jam 8-4 sore,maka dari itu istirahatnya ada dua . Istirahat kedua , Mirta dan Eki bilang padaku jikalau mereka mau memberikan pelajaran terhadap Reny karna dia sangat sombong. Mereka berdua ingin mencuri roti cupcake milik Reny . “ Aku ikuti perintah kalian berdua . Dia memang patut diberi hukuman . “ sahutku .
Aku diam-diam mendekati loker milik Reny . Ku ingat kata Mirta bahwa loker Reny tidak di kunci karena kunci lokernya hilang . Sedangkan Mirta bertugas menjaga situasi . Kalau Eki mengalihkan perhatian Reny agar tidak mendekati lokernya .
Rencana berhasil . Ku ambil tepak makannnya yang berbentuk hati yang di dalamnya tersisa 3 buah roti . Aku ingin melampiaskan dendamku kepadanya . Ku ambil tissue di sakuku . Dan mengambil 1 roti milik Reny , kemudian menaruhnya di tissueku dan kemudian membungkusnya .
Aku tertawa senang bisa mencicipi roti milik Reny . Tapi , aku berpikir apakah ini makanan tidak haram ? . Kemudian Reny ke lokernya , dia membawa tepak makannya sambil menuju ke kantin . Aku hanya tertawa senang . Kemudian dia membukanya dan dia bertanya “ Lho , rotiku kan ada 3 kok tinggal 2 sih ? “ tanyanya ke Angel , teman akrabnya .
“ Aku nggak liat . “ sahut Angel . “ Ih .... masa’ roti dua kok di bilang 3 . Crazy . “ ejekku . “ biarin loh . “ katanya sambil mengajak Angel dan pergi sambil menangis . Aku bangga bisa melihat dia menangis dan dendamku terbalas .



Tamat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar